Tujuan Wisata di Ubud dan Sekelilingnya, Kamu Wajib Tau

20 Tempat Wisata di Ubud dan Seputarnya

Tempat wisata di Ubud dan sekitarnya

Bertandang ke Bali tidak komplet kalau tak berkunjung lokasi Ubud, Gianyar. Ubud populer selaku pusat tarian dan kerajinan tradisionil unik Bali.

Ubud

 

Ubud pula dikeliling oleh rimba hujan serta terasering, meningkatkan kemegahan daya tarik alamnya. Ubud dipandang sebagai satu diantaranya area terkenal di Bali dengan semua kemampuan wisatanya.

Bacalah juga: Berangan-angan Kelana ke Ubud, Dikarenakan Slank serta Lagu Pinggir Campuhan…

 

Pura Dalam Agung Padangtegal Ubud.

 

Daya magnet monkey forest Ubud menjadi tempat berlibur, berada pada rimba lindung masih asri dan dalam rimba terdapat banyak kera. Di dalam tempat rimba pun ada pura Hindu yang disebut Pura Dalam Agung Padangtegal Ubud.

Kera-kera yang ada di sini udah jinak. Tapi, tidak berarti mereka tak pernah menggangu pengunjung. Ada sekian banyak kebiasaan istiadat dan larangan waktu mesti kamu turuti waktu masuk ke ruangan rimba ini.

Monkey Forest

 

Kamu bisa datang tempat ini di Jalan Monkey Forest, Ubud. Penting diketahui, tempat wisata membuka dari jam 08.30-17.30 WITA. Kamu bakal dikenakan cost masuk senilai Rp 50.000 buat dewasa serta Rp 40.000 buat anak 3-12 tahun.

Tempat melaksanakan ibadah di Ubud penuh ketenangan.

 

Pura Hindu ini difokuskan selaku tempat memuji Dewi Saraswati. Tempat ini sempat menjadi incaran banyak Instagramer karena ada koman penuh teratai yang menggelilingi pura ini.

Teratai yang mekar mengubah pura ini jadi spot photo instagenic yang cantik yang mewah.

Kecuali kolam teratai, pura ini pula miliki pentas pergelaran tari Bali yang teratur memainkan tari Kecak. Pura ini sendiri beralamat di Jalan Kajeng, Ubud, Bali.

Untuk masuk ke pura tak dikenai ongkos, namun buat melihat pagelaran Tari Kecak kamu akan terserang ongkos Rp75.000 per-orang.

 

ARMA

 

Bali mempunyai museum yang menarik, satu diantaranya Museum ARMA (Agung Rai Museum of Art) di Ubud. Saat berkunjung museum ARMA, kamu bisa memandang banyak lukisan ciri khas Bali dari beberapa era.

Kamu bisa juga memandang kolam teratai serta tanaman angrek yang teratur rapi yang disandingi dengan ukir-pahatan patung ciri khas Bali.

Museum ini membuka dari jam 09.00 – 18.00 Wita tiap-tiap hari. Untuk sekali masuknya, kamu akan dikenakan ongkos sejumlah Rp 50.000 per-orang.

Museum Neka

 

Selainnya museum ARMA, ada Museum Neka di wilayah Ubud. Museum ini menghadirkan beberapa kreasi legendaris dari pelukis populer di Indonesia, seperti lukisan Tari Barong serta Rangda kreasi Affandi.

Bangunannya mengolah tipe bangunan tradisionil Bali akan tetapi dengan layanan museum yang kekinian. Ada lebih dari 300 lukisan yang bisa kamu saksikan di sini.

Museum ini beralamat komplet di Jalan Raya Sanggingan Campuhan, Kedewatan, Kecamatan Ubud. Kamu akan dikenakan cost masuk sejumlah Rp50.000 per-orang untuk tiap kunjungannya. Museum bekerja tiap-tiap hari dari jam 09.00-17.00 Wita.

 

Goa Gajah Ubud

 

Tidak boleh terkelabui dengan namanya, pasalnya kamu tak kan mendapati gajah di obyek wisata ini. Nama Goa Gajah asal dari penyesuaian nama ” Lwa Gajah” yang disebut menjadi tempat pertapaan beberapa Biksu umat beragama Budha yang areanya ada di pinggir sungai.

Sumber-sumber memaparkan bawha Goa Gajah udah berdiri dari beberapa ratus tahun sebelumnya masehi.

 

Tempat ini disekelilingi pohon-pohonan hijau yang teduh, maka dari itu situasinya sangatlah sejuk dan asri. Kamu dapat lihat tempat bertapanya banyak biksu disalah satu ceruk di sini.

posisinya ada di samping barat Kampung Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar. Harga masuknya lumayan murah, cuma Rp15.000 /orang.

Kamu dapat dengan gampang memandang tempat wisata ini waktu masuk tempat pusat Ubud. Bagaimana tak, arsitektur yang mewah komplet dengan warna emas yang bercahaya nyata mengambil alih perhatianmu.

Puri Saren Agung

 

Istana ini punyai nama Puri Saren Agung ataupun lebih diketahui berikut nama Puri Ubud. Istana ini adalah tempat tinggal dan pusat pekerjaan bangsawan Ubud.

Tiap-tiap pukul19.30 Wita, akan diselengarakan panggung kesenian tari seperti Tari Barong atau Tari Legong Keraton.

Istana berada komplet di pusat Jalan Raya Khusus Ubud. Buat masuk ke ruangan istana, kamu tidak dikenakan cost.

 

Ubud Art Market

Pasar jadi pusat berbelanja oleh-olehan unik Bali di Ubud.  Sama dengan namanya, kamu dapat beli beragam hasil seni kreasi penduduk Bali.

Sejumlah barang yang dipasarkan di pasar ini semisal, Pakaian kaos yang dihias sablon kedok barong Bali, cincin dan kalung perak design ciri khas Bali, kain pantai, snack ciri khas Bali, lukisan dan patung dengan ukir-pahatan ciri khas Bali, dan ada banyak kembali.

Posisi Ubud Art Pasar begitu dengat dengan Puri Ubud, pasnya ada di Jalan Raya Ubud No.35. Rata-rata, pasar ini bekerja dari waktu 04.00-18.00 Wita. Benar-benar dianjurkan buat bawa uang kontan lantaran sebagian besar kios tidak sediakan mesin debet.

 

The Blanco Renaissance Museum

 

Museum Blanco Renaissance yakni suatu museum yang bertempat di Ubud. Berasal dari hasrat Antonio Blanco, seseorang pelukis buat satu hari kelak miliki museum yang selanjutnya diwujudkan di Ubud. Isi museum dikuasai dengan lukisan-lukisan fenomeal dari Antonio Blanco sendiri.

Museum ini menambahkan ciri budaya tradisonal Bali dengan type melukis versi Eropa. Beberapa sarana pula disajikan oleh pengurus museum buat pelancong yang hadir. Seperti restaurant, art shop, toilet dan area rileks.

Tempatnya beralamat di Dusun Campuan, Ubud Bali dan membuka tiap-tiap hari, jam 09:00 – 17:00 Wita Turis lokal bisa masuk dengan bayar ticket senilai Rp 30.000 /orang, sedang turis asing Rp 50.000 per-orang.

Sawah Terasering

 

Adalah salah satunya obyek wisata buat kamu penyuka alam. Sawah Terasering Tegalalang menjajakan tempat hijau yang luas, komplet dengan pemandangan alam ciri khas Bali. Kamu bisa nikmati kondisi ala-ala pedesaan di tengah ramainya Ubud.

Kamu juga bisa nikmati makanan sembari memandang permandangan ini di restaurant yang siap di tepi jalan. Sebagian besar restaurant sediakan suguhan ciri khas dari Bali.

Tempatnya ada di kampung Tegalalang Ubud. Rata-rata kamu bakal disuruh cost sebesar Rp 10.000 buat peran ke masyarakat lokal.

Arung jeram

 

Buat kamu pencinta wisata alam, kamu harus coba melaksanakan arung jeram. Sungai Ayung jadi salah satunya tempat arung jeram favorite beberapa wisatawan. Arung jeram ini digolongkan menjadi kelas dua yang sesuai untuk yang baru saja memulai, sehingga kamu tak perlu takut buat coba.

Di perjalanan arung jeram, kamu dapat disajikan pemandangan alam di kanan serta kiri sungai. Tak itu saja, ditengah-tengah kamu dapat menyaksikan seni ukir ciri khas Bali yang terukir pada dinding sungai Ayung.

Kamu dapat ada ke Jalan Raya Ubud, Ubud, Kecamatan Ubud. Kamu dapat dikenakan ongkos lebih kurang Rp350.000-Rp550.000 perorangnya, bergantung dari paket wisata arung jeram.

Nyuh Kuning

 

Untuk kamu penggemar budaya Bali, ingat untuk mendatangi kampung wisata ini. Kamu bisa rasakan budaya dan tradisi masyarakat Kampung Nyuh Kuning yang tradisionil membuatnya satu diantara situs wisata budaya di Bali.

Beberapa rumah penduduk bisa menjadi tempat bermalam, kamu juga bisa bersatu dengan masyarakat lokal serta rasakan keadaan Bali tempo dahulu. Ada tempat makan yang menyuguhkan makanan tradisionil Bali. Saat malam hari, kamu bisa memandang pelbagai tarian tradisionil unik Bali dengan bayar Rp 10.000 saja.

Wisata kampung ini ada di Banjar Nyuh Kuning, Kampung Mas, Kecamatan Ubud. Utk sekedar jalan-jalan di tempat ini, kamu akan tidak dikenakan ongkos masuk.

Petulu

 

Selainnya Dusun Wisata Nyuh Kuning Ubud, ada Kampung Petulu. Dusun ini jadi tempat koloni masih tetap untuk komunitas burung bangau yang ke bahasa Bali dimaksud kokokan atau kokoan. Kamu bisa mengawasi gaya hidup burung ini sembari dengerin kicauannya yang merehatkan.

Burung kokokan diakui jadi asisten Ida Bhatara di Pura di tempat. Mereka jaga kampung dari masalah hama persawahan. Tidak aneh, komunitas burung kokokan yang gapai beberapa ribu ini bersatu dengan kehidupan penduduk Dusun Petulu.

Kampung ini ada di Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. Diminta untuk ada di sore hari sebab di waktu berikut beberapa ribu burung kokoan kembali lagi ke sarangnya. Kalau kamu tiba di siang hari, kamu cuman bisa mendapati burung kokoan jantan saja.

Museum Rudana

 

Museum ini memeriahkan jejeran museum seni yang ada di Bali. Sesuai namanya, museum ini dipunyai oleh seniman sekalian kolektor seni yang memiliki nama Nyoman Rudana. Museum yang berdiri 11 Agustus 1995 ini, menjajakan bermacam koleksi seni dari seniman terkenal di dunia.

Museum ini menjajakan kreasi seniman lokal Bali seperti, I Gusti Nyoman Lempad, I Gusti Ketut Kobot, Wayan Bendi, Made Wianta, dll. Ada kreasi seniman asing seperti, Antonio Blanco, Yuri Gorbachev (Rusia), Jafar Islah (Kuwait) dan Iyama Tadayuki (Jepang), serta ada banyak kembali.

Museum ini ada di Jalan Cokorda Rai Pudak No. 44, Dusun Peliatan, Ubud. Museum terbuka buat umum saat jam 08.00-17.00 Wita.

Pura Dalem Agung

 

Pura satu ini ada di sisi barat daya dari teritori monkey forest Ubud. Pura ini diperuntukkan untuk menyembah Dewa Siwa. Pura ini punya nama asli Pura Dalam Agung, tapi lantaran jumlahnya pura namanya sama, orang lokal menambah kata Padangtegal.

Diduga Pura Dalam Agung sudah dibikin lebih kurang masa ke 14 tengah, saat lokasi Ubud Bali di kuasai oleh dinasti Pejeng. Kamu dapat memandang masyarakat Hindu Bali menyelengarakan upacara keagmaan mereka.

Area pura ada di Jalan Monkey Forest, Ubud, Kecamatan Ubud. Kamu hanya butuh bayar ticket masuk ke wilayah Monkey Forest saja.

Pura Gunung Lebah

 

Pura Gunung Lebah antik karena terletak yang ada di bawah jembatan sungai Campuhan Ubud. Pura ini diramalkan dibikin pada masa ke 8 dengan orang pendeta dari India yang memiliki nama Rsi Markandeya.

Histori pura amat berkaitan bernama dusun Ubud. Awalannya warga membuat pemukiman di sekitar pura karena banyak tanaman obat di wilayah sungai Campuhan. Karena itu dusun ini dikatakan Ubud dari kata Ubad, maknanya obat.

Dewa yang disanjung di Pura ini yaitu Dewa Danuring Gunung Batur. Pura ini punya peranan dalam penyelenggaraan upacara pemberisihan alam yang diselenggarakan tiap-tiap 100 tahun. Tiap-tiap diselenggarakannya upacara piodalan (upacara tahunan) di pura ini, akan dipentaskan kesenian tari Calonarang pura Gunung Lebah.

Pura ini berada di Jalan Raya Ubud, Sayan, Kabupaten Gianyar, terletak dekat sama Museum Blanco Renaissance. Kamu tak perlu bayar uang seperserpun untuk masuk, namun kamu harus taati ketentuan mengenakan pakaian yang berjalan.

Junjungan

 

Ubud populer dengan pementasan tarian tradisionilnya. Kamu dapat memandang tarian tradisionil ini di Dusun Junjungan. Lebih kurang 60 pria memakai pakaian sarung memberi nyayian yang menakutkan, sementara penari membuat lagi sebuah cerita dari Ramayana.

Atraksi Kecak terjadi tiap-tiap Senin jam 19.00 malam di pura Kampung Junjungan di Jalan Tirta Tawar. Kamu bisa saksikan tarian ini dengan bayar Rp75.000 perorang.

daya tarik Situs Gunung Kawi Bali.

Gunung Kawi sebagai bangunan candi yang dibuat di dinding anyar dengan tinggi tujuh mtr.. Tempat ini adalah komplek penguburan Raja Anak Wungsu serta istri-istirnya. Website ini diperhitungkan telah ada di sekitaran era kesebelas.

Buat gapai web-site ini, kamu harus menuruni sekitar 371 anak tangga. Waktu perjalanan turun, kamu dapat dihidangkan permandangan sawah serta pemandangan alam unik Bali.

Tampaksiring

 

Web-site ini ada di Dusun Tampaksiring, Kabupaten Gianyar di jarak 18 km dari Ubud. Ongkos masuknya, sejumlah Rp 15.000. Ongkos masuk udah terhitung dengan sewa kain sarung sebagai keharusan bila masuk lokasi ini.

Pura Kehen

 

Kamu bisa mendapati banyak candi warisan saat lalu di Bali, antara lainnya Pura Kehen. Pura ini diprediksikan dibuat sekitaran tahun 1206 dengan ketinggian 11 jenjang.

Pura ini dikatakan selaku candi sangat menarik di Bali. Masalahnya kamu bisa menyaksikan ukir-pahatan-ukiran ruwet di dinding dari pura ini.

Lokasinya ada di sisi utara pusat perkotaan Bangli atau sekitaran 30 menit dari Ubud, pasnya di Jalan Sriwijaya, Bangli. Supaya dapat masuk, kamu bakal dikenakan ongkos Rp 6000 /orang.

Umat Hindu serta turis berurut untuk nikmati kesegaran air pancuran di object wisata pemandian suci Tirta Empul sebagai satu kompleks dengan Istana Tampaksiring di Ubud, Bali, Minggu (7/8/2016). Kekuatan wisata alam dan etika jadi unggulan pariwisata Gianyar.

Istana Terlihat Siring memeriahkan jejeran wisata histori yang ada di Ubud. Tempat ini jadi tempat Presiden dan tamu negara saat berkujung ke Bali. Istani ini dibagun 1957 dan mengenyam tambahan bangunan di tahun 2003.

Komplek Istana Tampaksiring terbagi atas empat gedung inti yakni Wisma Merdeka, Wisma Yudhistira, Wisma Negara, dan Wisma Bima.

Komplek istana ini ada di Jalan Tampaksiring, Manukaya, Tampaksiring, Kabupaten Gianyar atau sekitaran 15 km dari pusat Ubud. Cost masuk sebesar Rp 30.000 per-orang dari Pura Tirta Empul.

Menjadi salah satunya opsi wisata keluarga di Bali. Taman yang berluas dua hektar ini, mempunyai lebih kurang 1000 dari 250 macam burung yang tidak sama. Kecuali burung, kamu dapat pula lihat serta pelajari 2000 model tanaman tropis. Juga ada pelbagai model reptil cara seperti komodo, ular, katak, dan buaya.

Taman ini ada di Jalan Serma Cok Ngurah Gambir Singapadu, Batubulan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, pasnya 11,3 km dari Ubud. Ongkos masuk ke taman ini sekitaran Rp 400.000 perorang.

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published.